Rabu, 20 Agustus 2025

Motori Kegiatan 17-an, Karang Taruna PERMATA Pilih Jatilan Sebagai Penutup

   


 Teganing(20/8/25)– Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80 di Dusun Teganing II, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap ditutup dengan kegiatan pentas seni Jathilan.

     Ketua panitia kegiatan,Mas Mahesa menuturkan, segenap rangkaian kegiatan penyemarak HUT RI tahun ini diprakarsai oleh karang taruna PERMATA. Tentu saja dengan segenap dukungan oleh tokoh masyarakat di Dusun Teganing II. “Tujuan kami menggandeng kesenian Jathilan ingin turut serta melestarikan dan mempertahankan seni budaya Jawa,” kata dia.

     Tokoh dibidang seni dusun Teganing II juga merasa bangga dan senang dengan semangat karang taruna yang masih semangat menjaga warisan seni budaya.

     Sementara itu, salah satu dari penonton kesenian jatilan ini mengapresiasi aktifnya kegiatan para pemuda. Bersedia bersama-sama bahu-membahu menyuguhkan tontonan bagi warga di wilayahnya.

     “Salut dengan generasi muda yang aktif dan kreatif,” tukasnya.

Senam Lansia MEKAR SARI di Dusun Teganing 1, Semangat Kebugaran Meriahkan Hari Kemerdekaan

Senin, 18 Agustus 2025

Malam tirakatan dusun Teganing 1 bersama Karang Taruna HIPATESA

 


Teganing –16/08/2025 Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Karang Taruna Himpunan Pemuda Pemudi Teganing 1 (HIPATESA) sukses menggelar acara tirakatan pada Sabtu malam (16/8) di Lapangan Sekucing Teganing 1. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB.

Tirakatan menjadi salah satu tradisi khas masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Tradisi ini biasanya digelar dengan penuh khidmat di berbagai pelosok daerah, menunjukkan rasa cinta tanah air yang kuat dari warga.

Dilaksanakan pada malam 16 Agustus, tirakatan menjadi momen penuh makna untuk mengenang jasa para pahlawan. Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat kebersamaan antarwarga melalui doa bersama, renungan, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Secara umum, malam tirakatan merupakan kegiatan doa bersama dan perenungan spiritual yang dilakukan oleh masyarakat menjelang peringatan 17 Agustus. Kata “tirakatan” berasal dari istilah Jawa yang merujuk pada laku batin atau usaha mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam konteks kemerdekaan, tirakatan diartikan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan lancar, serta diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Semangat Kebersamaan Idul Adha di Masjid Al-Falaq Teganing 1

Teganing-27/5/26 Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa di Masjid Al-Falaq Teganing 1 dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijri...